Jaminan uang kembali, kami memberikan harga yang bersaing, Lanjut Baca

Trekking ke Gunung Agung dan Gunung Batur

Ditulis Oleh Bali Tour Pada December 24, 2012

Bagi para pecinta alam dan penyuka kegiatan luar ruangan, trekking pasti merupakan salah satu hal menyenangkan yang bisa dilakukan saat liburan. Jika kebetulan berada di Bali untuk berlibur, cobalah untuk melakukan trekking di dua gunung terbesar di Bali, Gunung Agung dan Gunung Batur. Apa saja yang perlu dipersiapkan dan diketahui :

Trekking ke Gunung Agung

trekking di gunung agungGunung Agung merupakan gunung tertinggi di Bali dengan tinggi sekitar 3.031 meter dari permukaan laut. Saking tingginya, dari puncak Gunung Agung, anda dapat melihat puncak Gunung Rinjani yang berada di Pulau Lombok. Gunung ini berada di wilayah kabupaten Karangasem, di Bali bagian timur. Gunung Agung merupakan gunung yang disucikan di Bali karena masyarakat Hindu Bali percaya bahwa Gunung Agung merupakan tempat bersemayamnya dewa-dewa. Gunung yang terakhir kali meletus pada tahun 1963 ini tetap tebuka untuk didaki dan dijelajahi. Perlu dicatat bahwa menurut keyakinan masyarakat setempat, tidak boleh ada makanan yang mengandung unsur daging sapi dibawa ke areal gunung. Jadi bagi anda yang membawa perbekalan diharapkan mematuhi larangan tersebut.

Gunung Agung memiliki kawah yang sangat besar dan dalam yang terkadang mengeluarkan asap dan uap air. Jika diperhatikan dari bawah, terutama dari Pura Besakih, gunung ini nampak memiliki puncak yang yang runcing. Hal ini diakibatkan oleh ketinggian gunung ini, padahal sebenarnya puncak gunung ini memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar.

Jalur Pendakian

Ada tiga jalur pendakian yaitu :

1. jalur selatan, dari Selat lewat Sangkan Kuasa.
2. jalur tenggara, dari Budakeling lewat nangka
3. jalur Barat daya, merupakan jalur pendakian yang umum digunakan oleh para pendaki, yaitu dari Pura Besakih.

Trekking ke Gunung Batur

trekking di gunung baturGunung Batur memiliki tinggi 1.717 meter di atas permulaan laut, dan masih tergolong gunung berapi aktif. Gunung ini terletak di Kabupaten Bangli, kira-kira lokasinya berada di sebelah barat laut Gunung Agung. Gunung ini memiliki besar yang merupakan salah satu yang terindah di dunia. Ukuran kalderanya 13,8 x 10 kilometer dengan pematang kaldera yang tingginya antara 1267 meter hingga 2152 meter. Uniknya di dalam kaldera pertama terbentuk kaldera kedua dengan garis tengah sekitar tujuh kilometer.

Sejak tahun 1804, Gunung Batur telah meletus sebanyak 26 kali dengan letusan terakhir pada tahun 2000. Letusan paling dahsyat terjadi pada tanggal 2 Agustus-21 September 1926. Letusan Gunung Batur itu membuat aliran lahar panas menimbun Desa Batur dan Pura Ulun Danu Batur. Pendakian ke gunung Batur menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Waktu terbaik untuk mendaki gunung ini adalah menjelang matahari terbit, karena pada saat sampai di puncak anda akan dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit yang luar biasa yang menyinari pulau Bali secara perlahan. Selain itu, anda juga dapat melihat Danau Batur, Gunung Agung, bahkan Gunung Rinjani dari puncak gunung ini.

Jalur Pendakian

Starting point untuk menjelajahi Gunung Batur terdapat di depan Pura Jati, Toya Bungkah, Kintamani. Biasanya, para pendaki memulai perjalan mulai pukul 04.00 pagi. Dalam 2 jam perjalanan puncak gunung ini sudah dapat dicapai.

Trekking Gunung Agung dan Gunung Batur

Melakukan pendakian ke kedua gunung ini sekaligus tentu bukanlah hal yang mustahil. Namun, hal itu memerlukan waktu 3 hari. Mungkin susunan jadwal berikut ini dapat membantu anda untuk melakukan persiapan.

Hari pertama

Berangkat ke Kintamani. Sedikit saran, menginaplah di salah satu hotel yang ada di kawasan Toya Bungkah, di kaki gunung Batur. Beberapa hotel yang ada di sana menawarkan fasilitas beredam di kolam-kolam air panas alami di tepi danau. Gunakan sisa waktu untuk melakukan persiapan trekking esok hari.

Hari Kedua

Sebelum matahari terbit, mulailah pendakian ke puncak Gunung Batur untuk menyaksikan pemandangan indah matahari terbit, Kintamani, serta Danau Batur . Setelah puas menikmati pemandangan, kembalilah ke Toya Bungkah. Masih ada waktu tersisa sebelum berangkat ke Gunung Agung, jadi manfaatkanlah untuk mengunjungi objek-objek wisata di sekitaran Batur. Sebelum sore, berangkatlah menuju Besakih (Gunung Batur) melalui rute Penelokan – Rendang. Lamanya perjalanan sekitar 3 – 4 jam. Setibanya di kawasan Besakih, pilihlah salah satu penginapan untuk menghabiskan malam dan beristirahat.

Hari Ketiga

Pagi-pagi sekali mulailah berangkat menuju puncak gunung Agung. Jika perhitungan anda tepat, maka anda dapat menikmati pemandangan matahari terbit dari puncak gunung tertinggi di pulau Bali itu. Setelah puas, kembalilah turun gunung dengan langkah norma sehingga dapat tiba di penginapan pada sore hari. Anda bisa langsung menuju tempat wisata lain di Bali untuk mengakhiri kegiatan trekking 3 hari ini.

karangasem hotel

Jika anda mempergunakan jasa travel, mereka biasanya memasang tarif Rp 2.500.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk antar jemput hotel, tiket masuk ke Taman Nasional Gunung Agung, perlengkapan trekking, kantong tidur, perlengkapan pencahayaan, makanan, dan perlengkapan masak. Di luar perlengkapan tersebut, anda harus menyiapkannya sendiri contohnya krim matahari, pakaian tebal dan hangat, kacamata, dan jas hujan.

Berita lainnya tentang Indonesia :

Komentar tentang artikel ini :