Jaminan uang kembali, kami memberikan harga yang bersaing, Lanjut Baca

Kebun Raya Eka Karya Bedugul Bali

Ditulis Oleh Bali Tour Pada November 5, 2012

kebun raya eka karya bedugul baliKebun Raya Eka Karya atau yang lebih familiar disebut Kebun Raya Bedugul terletak di dataran tinggi Bedugul, wilayah Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Taman botani ini berjarak sekitar 60 km dari Kota Denpasar dan dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 1,5 jam. Kawasan hijau ini merupakan salah satu dari sekian kebun raya terkenal di Indonesia selain Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, atau Kebun Raya Purwodadi. Namun, karena ketiga kebun raya tersebut merupakan warisan dari pemerintah kolonial, Kebun Raya Eka Karya menjadi satu-satunya kebun raya yang asli buatan Indonesia. Maka dari itu kebun raya ini dinamai “Eka Karya” yang berarti “karya pertama.”

Kebun raya ini dibangun pada kawasan hutan seluas 157,5 hektar. Hingga kini, Kebun Raya Eka Karya telah mengkoleksi 8.494 jenis tanaman dari kelompok palem-paleman, bambu-bambuan, araceae, rhododendron, dan lain-lain. Beberapa tanaman tersebut dikelompokkan dalam taman-taman khusus seperti berikut.

Taman Kaktus

kebun kaktus bedugul baliSeperti namanya, taman ini secara khusus memajang koleksi berbagai jenis kaktus atau tanaman lain yang termasuk dalam keluarga Cactaceae. Taman ini dibangun seperti sebuah kubah kaca yang di dalamnya ditumbuhi beragam kaktus termasuk yang paling unik dan terkenal, buah naga. Selain dari Bali, koleksi kaktus di rumah kaca ini juga didatangkan dari Argentina, Jerman, Meksiko, dan Selandia Baru.

Kaktus adalah tanaman gurun yang biasanya hidup di kawasan dengan temperatur tinggi. Durinya yang merupakan modifikasi dari daunnya, tanaman ini dapat beradaptasi dengan cuaca kering. Uniknya, kaktus juga bisa tumbuh di daerah beriklim dingin seperti di Kebun Raya Eka Karya. Beberapa jenis kaktus juga bahkan dapat tumbuh hingga 5 meter. Di Kebun Raya Eka Karya, koleksi tanaman kaktus terdiri dari 68 jenis yang ditata di dalam rumah kaca seluas 500 m2 yang dirancang untuk mengantisipasi kelembaban yang tentu tidak baik untuk tanaman ini. Koleksi menarik yang bisa dilihat di sini antara lain Echinocactus grusonii, Cephalocereus senilis, Mammillaria durispina, Espostoa lanata, Opuntia sp. dan Cleistocactus micropetalum yang sangat unik dan menarik.

Taman Akuatik

bunga tunjung bedugulTaman Akuatik atau Taman Air terletak dekat dengan taman kaktus. Di taman ini, koleksi dari tanaman air disusun dalam kolam bertingkat enam. Kolam ini dihiasi dengan bebatuan, pot, dan pancuran bambu. Tanaman air yang dapat dilihat di sini contohnya Nymphaea pubescens Willd (sejenis teratai), Pontederia cordata L., Cyperus papyrus L., Cyperus flabelliformis Rottb., Nymphoides indica (L.) OK., dan Zantedeschia aethiopica (L.) Spreng.

Taman Anggrek

taman anggrek bedugul baliBerbagai jenis anggrek dari kawasan timur Indonesia dipajang dan ditanam di taman ini. Mulai dari anggrek hitam Coelegyne pandurata, Arundina graminifolia yang mirip ilalang namun memiliki bunga yang begitu cantik, sampai Phaius tankervillae yang biasanya hanya ditemukan di wilayah Sulawesi. Koleksi anggrek yang lengkap dan keindahan dari bunga ini sendiri sudah banyak menarik para wisatawan untuk berkunjung, terutama para pecinta anggrek.

Taman Usada

kebun usada bedugul bali“Usada” berarti “pengobatan.” Dari artinya, anda pasti sudah dapat menyimpulkan kalau di taman ini anda akan banyak menemui tanaman obat. Tanaman obat tradisional seperti kencur, laos, sirih, parijatha, dan lain sebagainya dapat dengan mudah anda amati di sini. Lebih dari 300 jenis tanaman obat ditanam di taman seluas 1.600 m2. Koleksi ini juga sudah termasuk tanaman obat dari seluruh wilayah di Bali. Selain itu, setiap tanaman juga dilengkapi dengan papan informasi yang menjelaskan deskripsi serta fungsi tanaman yang bersangkutan dalam seni pengobatan tradisional Bali.

Taman Paku ( Cyathea )

Cyathea adalah nama ilmiah dari tanaman paku tinggi yang dapat tumbuh hingga 56 meter. Taman ini ditumbuhi oleh beragam tanaman paku mulai dari yang terlihat seperti pohon sampai yang epifit dan terlihat seperti paku tanduk rusa atau paku sarang burung. Selain itu terdapat juga jenis paku purba, Selaginella yang tumbuh menutupi tanah. Memasuki taman ini rasanya seperti masuk kembali ke dunia prasejarah dimana dinosaurus menguasai bumi. Sungguh merupakan pengalaman yang menarik dikala mengunjungi taman yang satu ini.

Taman Mawar

taman mawar bedugul baliSeperti namanya, taman ini memang dipenuhi oleh mawar. Taman ini seakan-akan seperti surga mawar dimana terdapat berbagai jenis bunga mawar dengan beragam warna seperti merah, marun, pink, kuning, oranye, dan bahkan hijau. Mawar hijau (Rosa x odorata ‘Viridiflora’) adalah mawar paling unik di tempat ini. Sejatinya, bunga ini adalah hasil kawin silang antara dua spesies bunga mawar, Rosa chinensis dan Rosa gigantea. Mawar ini ternyata mandul karena benang sarinya tidak tumbuh dan berkembang. Hal ini menyebabkan mawar hijau hanya bisa dibudidayakan dengan cara cangkok atau stek. Tanaman mawar hijau ini diimpor langsung dari Amerika dimana keberadaannya di Indonesia hanya terdapat di Kebun Raya Eka Karya dan Kebun Raya Cibodas.

Taman Begonia

taman begonia bedugul baliDi taman ini anda akan dapat melihat berbagai jenis tanaman begonia. Koleksinya meliputi begonia biasa, begonia hibrida, begonia khas Indonesia, dan beberapa spesies dari luar negeri. Lebih dari 200 jenis Begonia ditanam di taman ini, termasuk yang berjenis eksotik ataupun natural. Begonia natural biasanya memiliki bentuk yang simpel, tidak menarik, dan tumbuh sembarangan di alam liar. Sedangkan begonia eksotik umumnya berasal dari luar negeri dengan bentuk yang unik-unik. Bahkan, sekaran, tanaman ini dikenal sebagai tanaman hias.

Taman Panca Yadnya

kebun kamboja bedugul baliTaman ini dinamai sesuai dengan sebuah konsep Hindu yang disebut “Panca Yadnya” atau yang berarti “lima pengorbanan suci.” Panca Yadnya adalah lima macam pengorbanan suci yang ditujukan untuk membalas budi kepada Tuhan (Dewa Yadnya), leluhur (Pitra Yadnya), guru dan pendeta (Rsi Yadnya), umat manusia (Manusa Yadnya), dan para penjaga alam semesta (Bhuta Yadnya). Taman ini terdiri dari semua jenis tanaman yang biasanya dipergunakan oleh masyarakat Bali untuk keperluan upacara Yadnya. Tanaman-tanaman tersebut misalnya bunga kamboja (Plumeria), cempaka (Michelia champaca Linn), kenangan (Cananga odorata), dan lain sebagainya.

Taman Gymnos

taman gymnos bedugul baliTaman Gymnos memiliki koleksi tanaman-tanaman gymnosperm, seperti cemara, pinus, araucaria, dan lain sebagainya. Kebanyakan dari koleksi di taman ini didatangkan langsung dari luar negeri, namun beberapa diantaranya juga diambil dari tanaman endemik Indonesia seperti Podocarpus imbricatus yang memang banyak tumbuh di sekitar daerah Bedugul.

Selain mengunjungi taman-taman tersebut, anda juga dapat mencoba aktivitas outbond seperti flying fox, panjat tali, dan lain sebagainya. Flying fox adalah aktivitas outbond yang paling menyenangkan sekaligus menegangkan karena di kebun raya ini benyak sekali pohon-pohon tinggi. Dengan meluncur dari satu pohon ke pohon lain yang memang cukup tinggi anda akan merasakan sensasi petualangan yang memacu adrenalin.

hotel di tabanan

Selain itu terdapat pula tiga buah pura di kebun raya ini. Ketiga pura tersebut adalah Pura Giri Putri, Teratai Bang, dan Batu Meringgit. Di Pura Teratai Bang, terdapat sumber belerang yang menyebarkan bau tak sedap di sekitar wilayahnya. Sedangkan Pura Meringgit adalah sebuah situs arkeologi yang diketahui telah ada sejak zaman megalitikum. Pura ini mengkombinasikan budaya Hindu dan Budha yang kental.

Berita lainnya tentang Indonesia :

Komentar tentang artikel ini :